Sabtu, 25 Agustus 2018

Peran Dan Fungsi Mahasiswa Di Era Milenial



       Secara umum tugas mahasiswa adalah untuk melakukan kegiatan pendidikan, melakukan kegiatan penelitian, dan melakukan pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya tiga tugas ini, mahasiswa diharapkan menjadi agent of change at local distric, yakni menjadi agen perubahan di daerahnya masing-masing dan diharapkan mampu untuk hadir ikut serta dalam penyelesaian permasalahan di daerahnya. Dengan begitu mahasiswa memiliki hubungan ke bawah dengan masyarakat sekitar, yang bisa dikatakan dapat menjadi social control yakni dapat mengontrol keadaan sosial dengan memberikan kritik dan memberi saran dalam permasalahan sosial bangsa.
         Per­kem­bangan teknologi merupakan bagian dari hidup di era milenial pada abad ini. Realitas membuktikan bahwa pengguna internet Indonesia di dominasi oleh generasi milenial. Generasi ini lahir di era digital, dimana smartphone sudah menjadi bagian dari keseharian mereka. Di era milenial ini dunia iba­ratkan digenggam dengan tangan, orang bi­lang sekali click, langsung dapat infor­masi apapun yang dicari.
          Keterjangkitan oleh virus hedonisme dan pola pikir praktis adalah dampak negatif yang timbul di kalangan remaja yang menggunakan internet. Keadaan ini seharusnya menjadi referensi yang nyata bagi mahasiswa dalam bertindak dan mengembangkan pemikirannya untuk lebih kritis, yang mana kita ketahui bahwa mahasiswa adalah mahluk sosia yang berpendidikan. 
Mahasiswa yang memang merupakan mahluk sosial yang sedang mencari identitas dirinya, tentunya dijadikan sebagai penopang aspirasi dalam memberikan modal semangat kepada masyarakat. Di era milenial ini, mahasiswa tentunya harus bergerak dalam menangani keadaan generasi ini.
Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan oleh seorang mahasiswa di era milenial ini dalam menangani dampak negatif penggunaan internet:
1. Melakukan pengawasan terhadap adik-adik kita yang berusia muda dalam menggunakan Internet.
2. Mengajarkan generasi muda untuk menggunakan internet untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif
3. Sosialisasi pentingnya penggunaan software pengaman internet seperti Net Nanny Parental Controls, Safe Eyes, Cyberpatrol, hingga K9 Web Protection yang bisa diunduh secara gratis kepada orang tua, sekolah-sekolah, bahkan warnet-warnet untuk mencegah generasi muda melakukan kegiatan negatif di internet.
4. Mendampingi generasi muda saat menggunakan internet dan mengarahkan untuk penggunaan internet ke arah yang positif.
5. Mendukung program menkominfo dalam pemblokiran situs-situs porno.
6. Mengadakan pelatihan atau seminar untuk generasi muda mengenai pembangunan mental berinternet dan penggunaan internet untuk kegiatan positif.


skillamardotilah@gmail.com
PBAK UIN SGD BANDUNG